Kartu nama yang baik bukan hanya sekedar alat untuk memberikan informasi anda kepada calon pelanggan tetapi juga memberikan kesempatan untuk terhubung dengan calon pelanggan baru di tingkat pribadi. Karena alasan itu, kartu nama yang baik tidak akan pernah digantikan oleh alat jaringan digital mana pun yang kita miliki, karena alat digital tidak memiliki faktor manusia dalam persamaan. Kartu nama yang baik merupakan perpanjangan dari brand yang anda miliki, hal ini menyampaikan informasi yang benar tentang siapa anda dan apa yang anda lakukan dengan cara yang mengesankan, kuat, dan bermakna. Mulailah dengan templat kartu nama atau desain khusus berkualitas tinggi, yang memberi anda fondasi yang tepat untuk membangun citra. Dengan desain yang baik, anda perlu menyesuaikan dan menambahkan detail penting pada kartu nama tersebut saat anda hendak bikin kartu nama di printerous.

Jadi, informasi apa saja yang harus ada pada kartu nama? Berikut adalah 4 tips kartu nama yang dapat anda gunakan untuk mengubah kartu bisnis anda dari secarik kertas yang dibuang orang begitu mereka pulang, menjadi agen koneksi yang kuat yang menarik prospek ke bisnis anda seperti magnet.

  1. Logo dan Tagline
    Bahkan sebelum anda berpikir tentang informasi apa yang ada di kartu nama, anda perlu memastikan bahwa anda menyertakan logo dan tagline anda. Sebagai perpanjangan dari merek anda, kartu nama/bisnis perlu menyampaikan identitas tentang bisnis anda (melalui bentuk, warna, dan kata-kata yang dimilikinya) kepada prospek atau calon pelanggan. Siapa pun yang memegang kartu bisnis anda di antara jari-jari mereka harus dapat mengidentifikasi merek anda dan langsung mengenali di mana pun mereka mungkin melihatnya suatu saaat nanti, baik itu di situs web, portofolio, atau bahkan bulletin anda.
  2. Nama dan Gelar Pekerjaan Fungsional

Sudah sangat jelas, bukan? Tapi anda akan terkejut betapa banyak orang melakukan kesalahan pada hal ini. Pertama nama. Jika nama anda adalah Amelia tetapi lebih suka dipanggil Amel atau bahkan Lia (untuk beberapa alasan), letakan nama itu di kartu nama anda, bukan nama asli anda. Kartu nama tidak dimaksudkan untuk memberikan informasi silsilah genetik anda tetapi  untuk memperkenalkan anda kepada orang-orang yang mungkin tertarik untuk berbicara dengan anda. Perkenalkan diri anda saat dipanggil untuk menghindari perkenalan kembali yang canggung nanti. Bagaimana dengan jabatan anda? Sebagai freelance, pengusaha, atau pemilik usaha kecil. Yang mana yang anda catat pada kartu bisnis anda? Gunakan yang menggambarkan fungsi utama anda dalam bisnis, di mana fungsi berarti prospek kerja dapat mempekerjakan anda untuk melakukannya.

  1. Informasi Kontak
    Informasi kontak adalah inti dari kartu bisnis. Jika anda ingin orang lain menghubungi anda, anda harus memberi tahu mereka caranya. Tapi yang mana dari semua info kontak anda yang harus anda sertakan? Kata kunci yang perlu diingat di sini adalah “direct.” Selalu berikan informasi kontak direct anda sebagai seorang profesional, bukan bisnis, sambil menjaga informasi pribadi anda.
  2. Profil Media Sosial
    Sertakan profil media sosial anda pada kartu nama tersebut. Tapi tidak semua sosial media harus dicantumkan. Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari bisnis tradisional dan virtual. Jika anda tidak di media sosial, anda tidak ada di mata pelanggan anda secara harfiah. Sosial media yang baik dicantumkan pada kartu nama itu seperti Instagram, Facebook, ataupun Twitter.